OLE777 oke77 omdomino ratukasino crvpoker88 Beriklan

Muller Pesimis Terus Bertahan Bersama Bayern

Discussion in 'Liga Jerman' started by e N o, Aug 28, 2017.

  1. e N o

    e N o ANTI BANNED

    VivagoalBerita Bola – Hal tersebut seiring dengan terus berlarutnya status pemain yang satu ini sebagai pemanas bangku cadangan. Muller pun mengaku tidak 100 persen diperlukan oleh Ancelotti bersama Bayern.
    Kehadiran pelatih baru tak jarang membuat beberapa pemain harus rela menepi dari skuat. Hal ini bahkan terjadi kepada para pemain yang notabene sudah lama menjadi pemain andalan pada era pelatih sebelum-sebelumnya. Kondisi ini menjadi gambaran keadaan penyerang Bayern Munchen, Thomas Muller.
    Kedatangan Carlo Ancelotti menggantikan Pep Guardiola yang memilih mengadu nasib di Manchester City membuat posisi Muller mulai tersisih. Tercatat skema yang dimainkan oleh Ancelotti membuatnya hanya bisa turun bermain sebanyak lima kali di musim lalu. Nasib yang sama tak berubah bagi sang pemain yang bermain dari bangku cadangan seperti pada laga terakhir Munchen kontra Werder Bremen akhir pekan lalu.
    Diturunkan sejak menit 73, pemain timnas Jerman tersebut mampu tampil apik dengan menyumbang satu assist kepada Robert Lewandowski. Penampilannya pun berhasil membawa Bayern memenangi laga dengan skor 2-0 di hadapan pendukung mereka sendiri.
    Namun rasa frustasi yang Muller rasalan nampak tak kuasa dibendung usai laga berakhir. Pemain berusia 27 tahun tersebut sempat berbicara kepada awak media terkait perasaannya menjadi pemain pelapis. Menurutnya, dia seakan tidak dibutuhkan oleh manajer di skuatnya.
    “Saya tidak tahu persis kualitas mana yang ingin dilihat pelatih,” seru Muller pada ARD-Horfunk. “Tapi sepertinya kualitas saya tidak 100 persen diperlukannya,” keluhnya.
    Mendengar keluhan pemainnya Ancelotti pun mengaskan jika keputusannya untuk memainkan Muller dari bangku cadangan merupakan masalah teknis darinya dan bukan merupakan indikasi jika jasanya sudah tidak dibutuhkan lagi.
    “Kami berusaha merancang permainan dengan lebih memanfaatkan area sayap dan memiliki lebih banyak possession di tengah. Karena alasan ini Thomas tidak memulai laga,” ucap bos asal Italia ini.
    “Dia masuk di babak kedua dan tampil baik. Itu hanya keputusan teknis,” tutup mantan pelatih Real Madrid tersebut.
    Selalu update berita terbaru sepakbola,*highlights*dan*5 fakta*hanya di*Vivagoal.com
     

Share This Page